Melihat bayi lain seusia si kecil sudah punya gigi mungil, sementara anak sendiri di usia 8 bulan belum menunjukkan tanda gigi tumbuh, wajar kalau muncul rasa khawatir. Tapi sebelum panik, penting untuk tahu bahwa kondisi ini masih sangat mungkin normal.
Artikel dari Klinik Gigi SATU Dental ini akan membahas kenapa bayi 8 bulan belum tumbuh gigi bisa jadi hal yang wajar, faktor yang memengaruhinya, hingga kapan waktu yang tepat untuk mulai khawatir.
Table of Contents
Normalkah Bayi 8 Bulan Belum Tumbuh Gigi?
Jawabannya: sangat normal. Rentang waktu tumbuhnya gigi pertama pada bayi cukup lebar, yakni antara usia 4 hingga 12 bulan. Ada bayi yang sudah tumbuh gigi sejak 4 bulan, tapi ada juga yang baru menunjukkan gigi pertamanya mendekati usia satu tahun — keduanya masih tergolong wajar secara medis.
Setiap bayi memiliki jadwal biologisnya masing-masing, sama seperti perkembangan lain seperti merangkak atau berjalan yang juga bervariasi antar anak. Jadi, kalau si kecil di usia 8 bulan belum punya gigi, ini bukan berarti ada yang salah dengan tumbuh kembangnya.
Faktor yang Mempengaruhi Waktu Pertumbuhan Gigi Bayi
Ada beberapa faktor yang bisa membuat waktu tumbuh gigi setiap bayi berbeda-beda satu sama lain.
Faktor genetik dari orang tua
Jika salah satu atau kedua orang tua dulu tumbuh giginya terlambat, kemungkinan besar hal serupa juga dialami anak. Riwayat keluarga cukup berperan dalam menentukan waktu erupsi gigi pertama.
Asupan nutrisi kalsium dan vitamin D
Kedua nutrisi ini berperan dalam pembentukan dan mineralisasi gigi. Kekurangan asupan dari ASI, susu formula, maupun MPASI berpotensi memengaruhi kecepatan pertumbuhan gigi, meski dampaknya biasanya tidak signifikan pada bayi sehat.
Berat badan lahir
Beberapa studi menunjukkan bayi dengan berat badan lahir rendah cenderung mengalami erupsi gigi sedikit lebih lambat dibandingkan bayi dengan berat badan normal, meski perbedaannya umumnya tidak besar.
Kombinasi faktor-faktor ini membuat waktu tumbuh gigi setiap bayi menjadi unik, sehingga membandingkan langsung dengan bayi lain bukan tolok ukur yang akurat.
Baca Juga: Bayi Baru Lahir Punya Gigi, Apakah Normal?
Tanda-Tanda Gigi Bayi Akan Segera Muncul
Meski gigi belum terlihat secara fisik, ada beberapa gejala yang bisa menjadi petunjuk bahwa proses erupsi gigi sebenarnya sudah mulai berlangsung di bawah permukaan gusi.
Gusi memerah dan sedikit bengkak
Area gusi tempat gigi akan tumbuh biasanya terlihat lebih merah dan sedikit membengkak, menandakan gigi sedang bergerak mendekati permukaan.
Air liur berlebih
Produksi air liur meningkat signifikan menjelang gigi tumbuh, sehingga bayi tampak lebih sering ngiler dari biasanya.
Bayi menjadi lebih rewel
Tekanan gigi yang mendorong ke permukaan gusi bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, membuat bayi lebih sering menangis atau sulit tidur, terutama malam hari.
Suka menggigit atau mengunyah benda
Bayi cenderung memasukkan tangan atau benda ke mulut sebagai respons alami terhadap rasa gatal pada gusinya.
Jika si kecil menunjukkan beberapa tanda ini meski giginya belum terlihat, proses tumbuh gigi kemungkinan besar sedang berlangsung dan giginya akan segera muncul.
Cara Menstimulasi Pertumbuhan Gigi Si Kecil
Meski waktu tumbuh gigi sebagian besar ditentukan oleh faktor biologis alami, ada beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua untuk membantu proses ini berjalan lebih nyaman bagi bayi.
Berikan teether yang aman
Teether bayi dari bahan food-grade dan bebas BPA bisa membantu stimulasi lembut pada gusi, sekaligus meredakan rasa gatal menjelang gigi tumbuh.
Lakukan pijatan gusi lembut
Gunakan jari yang sudah dibersihkan atau kain kasa lembap untuk memijat lembut gusi bayi. Tekanan ringan ini dipercaya membantu merangsang erupsi gigi sekaligus memberi rasa nyaman.
Berikan MPASI dengan tekstur yang sesuai
Untuk bayi yang sudah MPASI, tekstur sedikit lebih padat (sesuai anjuran usia) dapat merangsang gusi melalui gerakan mengunyah alami.
Pastikan asupan nutrisi tercukupi
Perhatikan kecukupan kalsium dan vitamin D dari ASI, susu formula, atau MPASI karena mendukung mineralisasi gigi yang sedang berlangsung.
Kapan Harus Mengkhawatirkan Keterlambatan Tumbuh Gigi?
Meski rentang normal tumbuh gigi cukup lebar, ada batas waktu yang perlu diperhatikan. Jika hingga usia 15 hingga 18 bulan bayi masih belum menunjukkan tanda gigi tumbuh sama sekali baik fisik maupun gejala seperti gusi memerah atau air liur berlebih inilah saatnya segera berkonsultasi dengan dokter gigi anak.
Keterlambatan signifikan bisa disebabkan berbagai hal, mulai dari kondisi genetik tertentu, gangguan hormonal, hingga kondisi medis yang lebih jarang seperti anodontia (tidak adanya benih gigi). Melalui pemeriksaan klinis dan bila perlu rontgen gigi, dokter bisa memastikan apakah benih gigi ada di bawah gusi namun belum erupsi, atau perlu evaluasi lebih lanjut.
Kesimpulan
Nutrisi seperti kalsium dan vitamin D memang berperan dalam mendukung proses tumbuh gigi, tapi bukan berarti orang tua harus menunggu tanpa pemantauan. Jika si kecil belum menunjukkan tanda tumbuh gigi hingga mendekati usia 15–18 bulan, atau kamu punya kekhawatiran lain terkait tumbuh kembang giginya, jangan hanya mengandalkan asumsi penyebabnya perlu diketahui melalui pemeriksaan langsung oleh dokter gigi anak.
Konsultasikan kondisi si kecil melalui layanan Gigi Anak di Klinik Gigi SATU Dental. SATU Dental menyediakan perawatan gigi yang lengkap dengan dukungan 350+ dokter gigi umum dan spesialis, termasuk Spesialis Kedokteran Gigi Anak, sehingga tumbuh kembang gigi si kecil dapat dipantau sesuai kebutuhan.
Untuk memudahkan perawatan, SATU Dental juga menyediakan pilihan pembayaran melalui Paylater, cicilan bank 0%, serta berbagai partner asuransi seperti AdMedika, BNI Life, AIA, AXA, Sequis, Mandiri, Great Eastern, Zurich, Cigna, dan lainnya.
Jaga kebutuhan nutrisinya, beri stimulasi yang tepat, dan pastikan tumbuh kembang gigi si kecil tetap terpantau secara rutin.
Referensi:
- Halodoc. (2024). Anak 8 Bulan Belum Tumbuh Gigi, Jangan Khawatir
- Bepanthen Indonesia. (2024). Bayi 8 Bulan Belum Tumbuh Gigi, Apa yang Harus Dilakukan
- American Academy of Pediatrics. (2023). Teething. https://www.healthychildren.org










