Klinik Gigi SATU Dental

unnamed (13)

Crown Seperti Apakah yang Cocok Untuk Kamu?

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Breadcrumb

Gigi yang patah atau rusak dapat menjadi sumber ketidaknyamanan dan kecemasan, tetapi solusinya tidak selalu rumit. Salah satu metode restorasi gigi yang umum digunakan adalah pemasangan crown gigi.

 

Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai jenis crown gigi yang tersedia dan membahas kriteria yang dapat membantu kamu memilih jenis crown yang paling cocok untuk memperbaiki gigi yang patah atau rusak.

Table of Contents

Peran Penting Crown Gigi dalam Memperbaiki Gigi

Crown gigi, juga dikenal sebagai “mahkota gigi,” adalah penutup gigi palsu yang ditempatkan di atas gigi yang rusak atau patah. Tujuannya adalah tidak hanya untuk mengembalikan fungsi gigitan normal tetapi juga untuk meningkatkan estetika dan melindungi gigi dari kerusakan lebih lanjut.

 

Sebelum memilih crown yang tepat, penting untuk memahami jenis crown yang tersedia dan kondisi gigi kamu.

Jenis-Jenis Crown Gigi

1. Crown Logam: Kekuatan dan Ketahanan Tinggi

Crown logam merupakan salah satu pilihan yang paling umum. Dibuat dari campuran logam, seperti emas, nikel, atau logam dasar lainnya, crown logam menawarkan kekuatan dan ketahanan yang tinggi.

 

Mereka sangat cocok untuk gigi geraham belakang yang membutuhkan daya tahan ekstra untuk mengatasi tekanan kunyah yang kuat. Meskipun sangat tahan lama, beberapa orang mungkin menghindari crown logam karena warna logamnya yang mencolok dan terlihat tidak alami.

2. Crown Porselen: Estetika dan Keindahan

Crown porselen adalah pilihan yang populer karena kemiripannya dengan warna dan penampilan gigi alami. Mereka dapat dipasang di gigi depan atau belakang dan memberikan solusi estetika yang memuaskan. Crown porselen juga cocok untuk orang yang alergi terhadap logam.

 

Namun, perlu diingat bahwa crown porselen mungkin tidak sekuat crown logam dan dapat lebih rentan terhadap retak.


Baca juga: 6 Cara merawat Gigi berlubang agar Tidak Membesar

3. Crown Porselen Terpaku pada Logam: Kompromi yang Menjanjikan

Crown porselen terpaku pada logam, atau disebut juga sebagai crown PFM (Porcelain-Fused-to-Metal), menggabungkan keuntungan estetika dari porselen dengan kekuatan dasar logam. Bagian dasar logam terpaku di gigi untuk memberikan kekuatan ekstra, sementara lapisan porselen memberikan penampilan yang natural. Crown PFM cocok untuk gigi-gigi di daerah yang membutuhkan kekuatan lebih, seperti gigi geraham.

4. Crown Resin: Ekonomis dan Ringan

Crown resin adalah opsi yang lebih ekonomis dan biasanya digunakan sebagai solusi sementara. Meskipun kurang tahan lama daripada opsi lainnya, crown resin dapat memberikan penampilan yang cukup alami dan cocok untuk gigi depan yang tidak terlalu terbebani oleh tekanan kunyah. Crown resin sering digunakan sementara sebelum pemasangan crown permanen.


Baca juga: Biaya implan Gigi di Klinik dan Rumah sakit

Putuskan Berdasarkan Lokasi dan Kebutuhan Gigi

Keputusan untuk memilih jenis crown sebaiknya didasarkan pada lokasi gigi yang membutuhkan perbaikan dan kebutuhan spesifik kamu. Gigi depan mungkin memerlukan crown porselen untuk penampilan yang estetis, sementara gigi geraham belakang mungkin lebih cocok dengan crown logam atau crown PFM untuk kekuatan dan daya tahan.

Berikut ini prosedur pemasangan crown gigi yang perlu diketahui:

  1. Menentukan bahan pembentuk crown gigi.
  2. Pemeriksaan mulut dokter gigi umumnya akan melakukan beberapa pemeriksaan terlebih dahulu, seperti foto rontgen, untuk mengetahui kondisi akar gigi dan dan tulang di sekitar gigi.
  3. Pengukuran gigi yang rusak atau patah untuk menentukan ukuran crown gigi yang tepat.
  4. Pemasangan crown gigi sementara untuk melindungi gigi yang rusak sampai crown gigi permanen selesai dibuat.
  5. Pemasangan crown gigi permanen.

Siapa yang Membutuhkan Crown Gigi?

Crown gigi dibuat untuk penempatan gigi tertentu, baik itu gigi asli atau buatan. Orang yang menggunakan mahkota gigi mungkin melakukannya karena mahkota gigi: 

 

  1. Menutupi gigi yang rusak atau tidak menarik 
  2. Mengisi ruang antara gigi yang hilang, sebagai bagian dari implant
  3. Mendukung gigi buatan dari kedua sisi, sebagai bagian dari jembatan gigi

Terkadang, crown gigi dapat digunakan untuk membuat selubung pelindung di sekitar gigi yang melemah karena perawatan lain, seperti perawatan saluran akar. 


Baca juga: Crown Gigi: Pengertian, Jenis, dan Harga

Pilihlah dengan Bijak untuk Kesehatan Gigi yang Optimal

Dalam memilih crown gigi yang tepat, penting untuk bekerja sama dengan dokter gigi yang berpengalaman. Dokter gigi akan mengevaluasi kondisi gigi kamu dan membantu memilih opsi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi kamu.

 

Ingatlah bahwa crown gigi bukan hanya untuk keindahan tetapi juga untuk memastikan fungsi dan kesehatan gigi yang optimal.

 

Dengan membuat keputusan yang bijak, kamu dapat mengembalikan senyummu dan meningkatkan kesehatan gigi secara menyeluruh.

 

Crown gigi dibuat untuk penempatan gigi tertentu, baik itu gigi asli atau buatan. Orang yang menggunakan mahkota gigi mungkin melakukannya karena mahkota gigi.

 

Pastikan Anda memeriksakan gigi dengan dokter gigi terpercaya di Klinik Gigi SATU Dental. Klinik Gigi SATU Dental memiliki berbagai staf dan dokter yang ramah. Serta promo perawatan gigi yang akan membuat pengalamanmu ke dokter gigi menjadi lebih menyenangkan.

Artikel lainnya

Cabang Klinik Gigi SATU Dental

Buat Jadwal di Klinik SATU Dental