Klinik Gigi SATU Dental

Gigi Geraham Berlubang: Gejala, Penyebab, dan Penanganan

Gigi Geraham Berlubang: Gejala, Penyebab, dan Penanganan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Breadcrumb

Pernahkah kamu berpikir, sebelum masuk ke saluran pencernaan, makanan akan diolah terlebih dahulu di dalam mulut. Bagian yang berperan dalam hal ini bukan hanya enzim tetapi juga gigi, tepatnya adalah gigi geraham.

 

Gigi geraham akan membantu menghaluskan makanan sebelum turun ke saluran pencernaan. Melihat fungsinya yang penting bagi tubuh, mengenal lebih jauh serta menjaga kesehatan gigi geraham menjadi suatu hal yang penting. Untuk itu, SATU Dental akan memberikan informasi lengkap terkait gigi yang satu ini!

Table of Contents

Penyebab Gigi Geraham Berlubang

Meski sudah sering menyikat gigi, kemungkinan gigi geraham berlubang tetap bisa terjadi. Mengingat, salah fungsinya adalah menghaluskan makanan sebelum masuk ke sistem pencernaan. Jadi, kemungkinan masih terdapat sisa makanan yang tertinggal di sana. Namun selain itu, masih banyak penyebab gigi geraham berlubang. Berikut uraiannya.

1. Terlalu Banyak Mengonsumsi Junk Food

Makanan manis, asam, dan bertepung adalah musuh terburuk dari mulut. Contohnya seperti minuman bersoda, es krim, kue, biskuit, permen, pasta, hingga keripik kentang bertepung. 

Nah, konsumsi junk food berlebih atau aktivitas mengunyah yang sering, membuat gigi kamu lebih rentan mengalami kerusakan.

 

Pasalnya bakteri di dalam mulut akan memecah gula dan pati menjadi asam, yang secara bertahap akan mengikis enamel gigi dan menyebabkan gigi geraham berlubang.

2. Teknik Menyikat Gigi yang Salah

Cara menyikat gigi yang kurang tepat memicu penumpukan plak dan bakteri. Kondisi ini berpotensi merusak hingga menyebabkan gigi berlubang. Selain karena tidak menggunakan gerakan memutar, struktur sikat gigi yang digunakan kurang bisa menjangkau seluruh ruangan. 

3. Kekurangan Fluoride

Fluoride memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan gigi. Kandungan ini bisa kamu dapatkan pada pasta gigi. Flouride mampu bantu mencegah gigi berlubang dan kerusakan gigi geraham dengan mengembalikan enamel. 

 

Selain itu, kombinasi air liur dan flouride juga dapat melindungi gigi dari bakteri pemicu pembusukan dalam gigi.

4. Faktor Genetika

Ini mungkin tampak mengejutkan, tetapi gigi berlubang bisa terjadi karena faktor keturunan. Beberapa orang memang lebih rentan terhadap gigi berlubang karena riwayat keluarga dengan masalah gigi.

 

Orang-orang ini mungkin terlahir dengan enamel yang lemah atau memiliki produksi air liur yang lambat di mulut. Pengaruh genetik ini dapat meningkatkan risiko gigi berlubang.

Gejala Gigi Geraham Berlubang

Permasalahan gigi geraham berlubang biasanya tidak disadari pada mulanya. Bahkan, beberapa orang tidak merasakan gejalanya. Namun, setelah proses pembusukan sisa makanan terjadi, barulah gejala gigi geraham berlubang muncul. Setelah itu, barulah timbul gejala berikut ini.

 

  • Sensitivitas terhadap suhu panas dan dingin. Sensitivitas gigi setelah makan makanan panas atau dingin bisa menjadi gejala gigi berlubang. Ini karena enamel pada gigi mulai terkikis. Kondisi tersebut dapat memengaruhi dentin, yang mana merupakan lapisan jaringan keras di bawah enamel. Perlu kamu tahu, dentin memiliki banyak rongga kecil mikroskopis, melansir Healthline.

  • Sensitivitas terhadap makanan manis. Dr. Inna Chern, DDS, pendiri New York General Dentistry, berpendapat bahwa kepekaan terhadap permen dan minuman manis menunjukkan permasalahan gigi. Mirip dengan sensitivitas suhu, rasa tidak nyaman pada gigi akibat makanan manis merupakan akibat dari kerusakan enamel, dan lebih khusus lagi, merupakan awal dari gigi berlubang.

  • Rasa sakit pada gigi. Rasa sakit atau ngilu secara terus-menerus pada gigi dapat menjadi pertanda gigi berlubang. Bahkan, ini bisa indikasi tanda gigi berlubang sampai saraf. Tentunya, kondisi tersebut bisa muncul oleh aktivitas mengunyah makanan. Jika ini sampai terjadi, segera ambil kaca dan periksa gigimu.
  • Noda pada gigi. Noda pada gigi mungkin pertama kali muncul sebagai bintik putih. Namun, ketika kerusakan gigi semakin parah, noda tersebut perlahan akan menjadi lebih gelap. Stain yang disebabkan gigi berlubang bisa berwarna cokelat, hitam, atau putih, dan biasanya muncul di permukaan gigi.

Cara Menangani Gigi Geraham Berlubang

Jika gigi geraham terlanjur berlubang, kira-kira langkah apa yang akan kamu lakukan selanjutnya? Berikut adalah rekomendasi cara menangani gigi geraham lubang yang tepat.

 

  • Perawatan fluoride. Jika lubang gigi geraham baru saja timbul, perawatan fluoride dapat kamu pilih. Prosedur ini membantu memulihkan enamel gigi. Kandungan fluoride oleh dokter tentunya lebih efektif dibanding menggunakan produk di pasaran, seperti pasta gigi dan obat kumur. 

  • Menambal gigi atau tambal gigi. Tambalan juga disebut restorasi. Ini adalah pilihan perawatan utama saat pembusukan pada gigi geraham telah berkembang melampaui tahap paling awal. Bahan tambalan cukup beragam. Beberapa di anataranya adalah porselen atau amalgam gigi, resin komposit sewarna gigi, yang merupakan gabungan dari sejumlah bahan.

  • Perawatan mahkota gigi. Pembusukan yang lebih luas pada gigi geraham memerlukan mahkota atau penutup yang dipasang di atas gigi. Perawatan ini akan menggantikan seluruh mahkota alami gigi kamu. Nantinya, dokter gigi akan mengebor gigi geraham yang membusuk dan menyisakan sedikit bagian gigi untuk disesuaikan dengan ukuran mahkota. Bahan mahkota biasanya terbuat dari emas, porselen, resin, dan bahan lainnya.

  • Cabut gigi. Beberapa gigi geraham bisa jadi sangat rusak sehingga tidak dapat dipulihkan dan harus dicabut. Pencabutan gigi geraham kemungkinan meninggalkan celah yang bisa membuat gigimu bergeser. Jika memungkinkan, pertimbangkan untuk memasang jembatan atau implan gigi untuk menggantikan gigi yang hilang.

Gigi geraham berlubang merupakan satu masalah kesehatan gigi yang sering terjadi. Seringnya, kondisi ini menyebabkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan. Untuk itu, penting bagi kamu untuk selalu menjaga kesehatan gigi dan mulut. 

 

Bila perlu, silakan datang ke klinik gigi terpercaya terdekat. Semoga ulasan SATU Dental jelaskan di atas bermanfaat, ya!

Artikel lainnya

Cabang Klinik Gigi SATU Dental

Buat Jadwal di Klinik SATU Dental