Klinik Gigi SATU Dental

Gusi Bengkak Saat Hamil? Tenang Saja, Ini Cara Mengatasinya!

Gusi Bengkak Saat Hamil? Tenang Saja, Ini Cara Mengatasinya!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Sedang menikmati momen kehamilan, tapi tiba-tiba gusi terasa bengkak dan mudah berdarah saat menyikat gigi? Kamu tidak sendirian. Kondisi ini sangat umum dialami ibu hamil, bahkan diperkirakan memengaruhi sekitar 50-70% wanita selama masa kehamilannya.

Meski mengganggu, gusi bengkak saat hamil umumnya bisa diatasi dengan penanganan yang tepat. Artikel dari Klinik Gigi SATU Dental ini membahas penyebabnya, gejala yang perlu diwaspadai, hingga cara aman mengatasinya selama kehamilan.

Table of Contents

Penyebab Utama Gusi Bengkak saat Hamil

Gusi bengkak saat hamil, atau gingivitis kehamilan, terjadi akibat perubahan hormonal signifikan selama kehamilan, khususnya peningkatan hormon progesteron.

Progesteron yang meningkat drastis menyebabkan aliran darah ke gusi lebih banyak, membuat gusi lebih sensitif dan mudah bereaksi terhadap plak dan bakteri yang biasanya ada di mulut. Di kondisi normal, plak yang sama mungkin tidak menimbulkan reaksi berarti — tapi karena sensitivitas gusi meningkat, respons peradangannya jadi lebih besar.

Perubahan hormonal ini juga memengaruhi mikroflora mulut, membuat bakteri tertentu seperti Prevotella intermedia tumbuh lebih subur, yang turut memperparah peradangan gusi.

Kondisi ini paling sering muncul mulai trimester kedua dan memuncak pada trimester ketiga, meski sebagian ibu hamil sudah merasakannya sejak trimester pertama.

Baca Juga: 7 Perawatan Gigi saat Hamil yang Aman, Catat!

Gejala Gusi Bengkak dan Sariawan di Gusi yang Perlu Diwaspadai

Mengenali gejala gingivitis kehamilan sejak dini penting agar penanganannya lebih cepat sebelum kondisinya semakin parah.

Gusi berwarna merah terang 

Gusi sehat biasanya berwarna merah muda pucat. Pada gingivitis kehamilan, gusi berubah menjadi merah terang atau sedikit keunguan akibat peningkatan aliran darah dan peradangan.

Tekstur gusi yang lunak dan membengkak 

Gusi yang biasanya kenyal menjadi lebih lunak, membengkak, dan kadang tampak mengilap.

Gusi mudah berdarah 

Perdarahan saat menyikat gigi atau flossing adalah tanda paling umum dari gingivitis kehamilan. Meski sering dianggap sepele, ini tidak boleh diabaikan.

Sariawan atau benjolan pada gusi (pregnancy tumor) 

Pada beberapa kasus, muncul benjolan kecil merah di gusi yang disebut pyogenic granuloma. Meski namanya menakutkan, kondisi ini jinak dan biasanya menyusut sendiri setelah melahirkan, meski tetap perlu dipantau oleh dokter gigi.

Napas tidak segar

Peradangan gusi berkelanjutan bisa menyebabkan bau mulut yang tidak kunjung hilang meski sudah rajin menyikat gigi.

Bahaya Masalah Gusi bagi Kesehatan Janin

Selain mengganggu kenyamanan, gusi bengkak yang tidak ditangani juga berpotensi berdampak pada kesehatan janin. Beberapa penelitian menunjukkan kaitan antara penyakit periodontal yang tidak diobati dengan peningkatan risiko kelahiran prematur dan berat badan bayi lahir rendah (BBLR). Salah satu studi observasional menemukan bahwa penyakit periodontal pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur dengan berat badan rendah hingga tujuh kali lipat.

Diduga bakteri dan mediator inflamasi dari infeksi gusi dapat masuk ke aliran darah dan memicu respons inflamasi sistemik yang berkontribusi pada persalinan prematur. Meski tinjauan sistematis terbaru menunjukkan hasil yang masih beragam, para ahli tetap sepakat bahwa menjaga kesehatan gusi selama kehamilan adalah langkah pencegahan yang penting.

Cara Aman Mengatasi Gusi Bengkak di Rumah

Ada beberapa langkah sederhana dan aman yang bisa dilakukan ibu hamil untuk membantu meredakan gusi bengkak sehari-hari.

Berkumur dengan air garam hangat 

Larutkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, kumur selama 30 detik beberapa kali sehari untuk meredakan peradangan ringan secara alami dan aman.

Gunakan sikat gigi berbulu halus 

Sikat berbulu lembut membantu membersihkan plak tanpa mengiritasi gusi yang sensitif. Sikat dua kali sehari dengan gerakan lembut.

Gunakan dental floss secara rutin 

Membersihkan sela-sela gigi minimal sekali sehari membantu mengangkat plak yang tidak terjangkau oleh sikat gigi.

Perbanyak asupan vitamin C 

Vitamin C berperan penting dalam kesehatan jaringan gusi dan penyembuhan luka. Konsumsi buah dan sayur kaya vitamin C bisa mendukung kesehatan gusi.

Jaga hidrasi dan pola makan sehat 

Minum cukup air putih dan kurangi makanan manis yang bisa memicu penumpukan plak lebih cepat.

Baca Juga: 6 Obat Sakit Gigi saat Hamil yang Aman Dikonsumsi

Pentingnya Konsultasi ke Dokter Gigi Selama Kehamilan

Perawatan mandiri di rumah memang membantu, tapi tidak bisa menggantikan pemeriksaan profesional. American Dental Association (ADA) merekomendasikan ibu hamil tetap rutin memeriksakan gigi selama kehamilan, karena perawatan dasar seperti pemeriksaan dan scaling terbukti aman dilakukan, terutama pada trimester kedua.

Scaling gigi sangat penting bagi ibu hamil dengan gingivitis kehamilan, karena karang gigi yang menumpuk menjadi sumber utama bakteri penyebab peradangan gusi. Perawatan mandiri saja tidak cukup untuk menghilangkan karang gigi yang sudah mengeras. Hanya dokter gigi yang bisa melakukannya dengan aman dan efektif.

Jangan menunggu hingga gusi bengkak semakin parah atau muncul benjolan yang mengganggu. Semakin cepat masalah gusi dideteksi dan ditangani, semakin kecil risiko berkembang menjadi kondisi yang lebih serius bagi ibu maupun janin.

Jika kamu sedang mengalami gusi bengkak saat hamil atau ingin memastikan kondisi gusimu tetap sehat, konsultasikan kebutuhan perawatan gigi dan mulutmu di Klinik Gigi SATU Dental. SATU Dental menyediakan perawatan gigi yang lengkap dengan dukungan 350+ dokter gigi umum dan spesialis, termasuk Spesialis Periodonsia yang dapat membantu menangani masalah gusi selama kehamilan melalui layanan Perawatan Gusi. Didukung fasilitas dan teknologi untuk pemeriksaan serta diagnosis yang lebih akurat, perawatan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien, termasuk ibu hamil.

Selain itu, SATU Dental menyediakan berbagai pilihan pembayaran untuk memudahkan perawatan, mulai dari Paylater, cicilan bank 0%, hingga penggunaan berbagai asuransi kesehatan seperti AdMedika, BNI Life, BRI Life, AIA, AXA, Sequis, Mandiri, Great Eastern, Zurich, Cigna, Chubb, dan berbagai partner lainnya. Yuk, konsultasikan kondisi gusimu dan jaga kesehatan mulut selama kehamilan bersama dokter gigi di SATU Dental.

Referensi:

  • Alodokter. (2024). Penyebab Gusi Bengkak saat Hamil dan Cara Mencegahnya
  • Halodoc. (2024). Gusi Bengkak pada Ibu Hamil, Aman Kok! Ini Cara Atasinya
  • Morula IVF. (2024). Gusi Bengkak Saat Hamil
  • Corbella S, Taschieri S, Del Fabbro M, Francetti L, Weinstein R, Ferrazzi E. (2016). Adverse pregnancy outcomes and periodontitis: A systematic review and meta-analysis exploring potential association. Quintessence International, 47(3), 193-204.
  • Daalderop LA, Wieland BV, Tomsin K, Reyes L, Kramer BW, Vanterpool SF, Been JV. (2018). Periodontal Disease and Pregnancy Outcomes: Overview of Systematic Reviews. JDR Clinical & Translational Research, 3(1), 10-27.
  • Figuero E, Han YW, Furuichi Y. (2020). Periodontal diseases and adverse pregnancy outcomes: Mechanisms. Periodontology 2000, 83(1), 175-188.
  • Wu M, Chen SW, Jiang SY. (2015). Relationship between gingival inflammation and pregnancy. Mediators of Inflammation, 2015, 623427.

Cabang Klinik Gigi SATU Dental

Buat Jadwal di Klinik SATU Dental