Sakit gigi saat menyusui bisa terasa mengganggu, terutama ketika harus tetap merawat bayi. Namun, tidak semua obat pereda nyeri aman dikonsumsi saat menyusui. Paracetamol dan ibuprofen umumnya menjadi pilihan yang dapat digunakan untuk meredakan nyeri pada ibu menyusui, tetapi tetap perlu dikonsumsi sesuai aturan dan kondisi kesehatan masing-masing.
Selain mengandalkan obat, sakit gigi juga sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama karena bisa menjadi tanda masalah seperti gigi berlubang, infeksi, atau gangguan pada gusi. Lantas, apa saja pilihan obat sakit gigi yang aman untuk ibu menyusui dan kapan harus mendapatkan perawatan dokter gigi?
Table of Contents
Pilihan Obat Sakit Gigi yang Aman untuk Ibu Menyusui di Apotek
Beberapa obat pereda nyeri dapat digunakan selama menyusui. Namun, pilihan obat tetap perlu disesuaikan dengan kondisi ibu, usia dan kondisi bayi, serta obat lain yang sedang dikonsumsi.
Paracetamol
Paracetamol merupakan salah satu pilihan utama untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang pada ibu menyusui. Berdasarkan data LactMed dari National Library of Medicine, jumlah paracetamol yang masuk ke ASI jauh lebih rendah dibandingkan dosis yang biasa diberikan secara langsung kepada bayi, dan efek samping pada bayi yang menyusu jarang dilaporkan.
Specialist Pharmacy Service juga menyebutkan paracetamol sebagai pilihan analgesik untuk nyeri ringan hingga sedang selama menyusui, terutama pada ibu dengan bayi cukup bulan dan sehat.
Meski demikian, gunakan paracetamol sesuai dosis pada kemasan atau anjuran dokter. Perhatikan juga kandungan obat lain yang sedang dikonsumsi karena beberapa obat flu atau obat kombinasi juga mengandung paracetamol. Mengonsumsi beberapa produk dengan kandungan yang sama dapat menyebabkan dosis total menjadi terlalu tinggi.
Ibuprofen
Ibuprofen merupakan obat golongan NSAID yang dapat membantu meredakan nyeri sekaligus peradangan. LactMed menyebutkan ibuprofen sebagai salah satu pilihan analgesik yang diutamakan pada ibu menyusui karena kadarnya yang masuk ke ASI sangat rendah.
NHS juga menyatakan bahwa jika ibu menyusui membutuhkan obat antiinflamasi untuk nyeri atau pembengkakan, ibuprofen termasuk pilihan yang dianggap paling aman dalam kelompok NSAID.
Namun, ibuprofen tidak cocok untuk semua orang. Jika memiliki kondisi tertentu seperti riwayat masalah lambung, penyakit ginjal, alergi terhadap NSAID, atau sedang menggunakan obat tertentu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker.
Selain obat, penyebab sakit gigi juga tetap perlu ditangani. Jika nyeri berasal dari gigi berlubang, misalnya, obat hanya membantu mengendalikan gejala sementara. Pemeriksaan melalui layanan tambal gigi SATU Dental dapat menjadi langkah untuk menangani sumber masalahnya.
Baca Juga: Gusi Bengkak Saat Hamil? Tenang Saja, Ini Cara Mengatasinya!
Cara Alami Meredakan Sakit Gigi Selama Masa Menyusui
Jika sakit gigi masih tergolong ringan, beberapa cara sederhana dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman sambil menunggu pemeriksaan dokter gigi.
Berkumur dengan air garam
Berkumur menggunakan air garam dapat membantu membersihkan area mulut dan memberikan rasa nyaman sementara. Gunakan air hangat dan jangan menelan larutannya.
Kompres dingin
Jika terdapat pembengkakan pada area wajah, kompres dingin dari luar pipi dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman dan pembengkakan sementara.
Gunakan kain yang dibungkus dengan kompres dingin dan tempelkan secara berkala. Hindari menempelkan es secara langsung ke kulit.
Menjaga kebersihan gigi
Sikat gigi secara perlahan pakai sikat berbulu lembut. Jangan lupa juga bersihin sela-sela gigi buat ngurangin sisa makanan yang bisa bikin kondisi gigi makin parah.
Jika kamu sedang mengalami masalah kesehatan gigi selama masa menyusui, menjaga kebersihan gigi dan mulut tetap penting meskipun sedang mengonsumsi obat. Perawatan rutin juga dapat membantu mencegah masalah gigi berkembang menjadi lebih serius.
Hindari pemicu nyeri
Untuk sementara, hindari makanan yang terlalu panas, dingin, manis, atau keras jika jenis makanan tersebut membuat rasa sakit semakin parah.
Metode rumahan hanya berfungsi sebagai langkah sementara. Jika sakit gigi terus berlanjut, pemeriksaan dokter tetap diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
Baca Juga: Pasang Behel saat Hamil Apa Boleh?
Tips Mengonsumsi Obat dengan Aman Sambil Tetap Memberikan ASI

Kekhawatiran mengenai obat dan ASI merupakan hal yang wajar. Sebagian kecil obat dapat masuk ke dalam ASI, tetapi jumlahnya berbeda-beda tergantung jenis obat dan karakteristiknya. NHS menyebutkan bahwa sebagian besar obat dapat digunakan selama menyusui, meskipun tetap penting memberi tahu dokter, dokter gigi, bidan, atau apoteker bahwa kamu sedang menyusui.
Agar lebih aman, perhatikan beberapa hal berikut:
- Gunakan obat sesuai dosis yang dianjurkan. Jangan meningkatkan dosis sendiri meskipun rasa sakit belum sepenuhnya hilang.
- Periksa kandungan obat kombinasi. Pastikan tidak ada kandungan yang sama dari beberapa produk berbeda.
- Beritahu tenaga kesehatan bahwa kamu sedang menyusui. Informasi ini penting ketika dokter atau dokter gigi akan memberikan obat.
- Gunakan dosis efektif terendah selama waktu yang diperlukan, sesuai anjuran tenaga kesehatan.
- Perhatikan kondisi bayi. Bayi prematur, bayi yang sakit, atau bayi yang masih sangat kecil mungkin memerlukan pertimbangan khusus terkait penggunaan obat oleh ibu.
- Jangan mendadak stop obat resep tanpa konsul ke dokter dulu ya.
Tidak semua obat pereda nyeri dapat digunakan dengan cara yang sama selama menyusui. Karena itu, jangan hanya melihat merek obat, tetapi periksa kandungan aktifnya.
Bahan Obat Sakit Gigi yang Harus Dihindari oleh Ibu Menyusui
Meskipun ada obat yang relatif aman, terdapat pula bahan aktif yang sebaiknya dihindari atau hanya digunakan dengan pengawasan tenaga kesehatan.
Aspirin sebagai obat pereda nyeri
Aspirin tidak direkomendasikan sebagai pilihan obat pereda nyeri bagi ibu menyusui. NHS secara khusus mencantumkan aspirin untuk mengatasi nyeri sebagai obat yang tidak direkomendasikan selama menyusui.
Karena itu, jangan mengganti paracetamol atau ibuprofen dengan aspirin tanpa arahan dokter.
Codeine
Codeine sebaiknya tidak digunakan selama menyusui. Specialist Pharmacy Service menyatakan bahwa codeine tidak boleh digunakan pada ibu menyusui karena adanya risiko terhadap bayi.
Obat kombinasi juga perlu diperhatikan. Jangan menganggap suatu obat aman hanya karena terdapat paracetamol di dalamnya. Kandungan tambahan seperti codeine atau bahan lainnya juga perlu diperiksa.
Obat herbal tanpa informasi keamanan yang jelas
Bahan alami tidak otomatis berarti aman untuk ibu menyusui. NHS menyebutkan bahwa informasi keamanan mengenai banyak obat herbal masih terbatas sehingga penggunaannya sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu.
Untuk mengetahui lebih jauh mengenai penggunaan obat ketika mengalami masalah gigi, informasi mengenai obat sakit gigi di SATU Dental juga dapat menjadi referensi untuk memahami pentingnya memilih obat berdasarkan kondisi masing-masing.
Baca Juga: 6 Obat Sakit Gigi saat Hamil yang Aman Dikonsumsi
Kapan Ibu Menyusui Harus Segera Pergi ke Dokter Gigi?
Obat pereda nyeri dapat membantu mengurangi sakit gigi, tetapi tidak menghilangkan penyebab utamanya. Jika sakit disebabkan oleh gigi berlubang, infeksi, abses, atau masalah gusi, perawatan dokter gigi tetap diperlukan.
Segera periksakan diri jika mengalami:
- Sakit gigi yang semakin parah atau tidak kunjung membaik.
- Gusi atau wajah mengalami pembengkakan.
- Muncul benjolan atau nanah di sekitar gigi.
- Demam disertai sakit gigi.
- Kesulitan membuka mulut.
- Kesulitan menelan atau bernapas.
- Nyeri yang mengganggu aktivitas sehari-hari atau tidur.
Jangan menunggu sampai rasa sakit menjadi sangat berat. Infeksi gigi yang tidak ditangani dapat berkembang dan membutuhkan perawatan yang lebih kompleks.
Di Klinik Gigi SATU Dental, kamu dapat berkonsultasi mengenai sakit gigi dan mendapatkan pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya. Dokter gigi juga dapat mempertimbangkan kondisi menyusui saat menentukan tindakan dan obat yang sesuai.
Selain itu, SATU Dental menyediakan berbagai pilihan melalui lebih dari 20 perusahaan asuransi, fasilitas paylater, serta cicilan 0% dari berbagai mitra seperti BCA, Bank Mandiri, BRI, OCBC, Kredivo, Indodana, dan Care Now.
Jadi, jangan hanya mengandalkan obat untuk menahan sakit gigi. Jika nyeri terus berulang atau semakin parah, segera cari tahu penyebabnya agar bisa mendapatkan perawatan yang tepat.
Referensi
National Institute of Child Health and Human Development. (2026). Acetaminophen. In Drugs and Lactation Database (LactMed®). National Library of Medicine. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK501194/
National Institute of Child Health and Human Development. (2026). Codeine. In Drugs and Lactation Database (LactMed®). National Library of Medicine. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK501212/
National Institute for Health and Care Excellence. (2025). Clinical guidance: Unscheduled urgent and non-urgent dental care. NHS England. https://www.england.nhs.uk/long-read/clinical-guidance-unscheduled-urgent-and-non-urgent-dental-care/
National Health Service. (2020, December 7). Breastfeeding and medicines. https://www.nhs.uk/baby/breastfeeding-and-bottle-feeding/breastfeeding-and-lifestyle/medicines/
National Health Service. (2017, October 18). Dental abscess. https://www.nhs.uk/conditions/dental-abscess/
Specialist Pharmacy Service. (2023, November 21). Using paracetamol during breastfeeding. https://sps.nhs.uk/articles/using-paracetamol-during-breastfeeding/
Specialist Pharmacy Service. (2024, April 3). Using NSAIDs during breastfeeding. https://sps.nhs.uk/category/medicine/ibuprofen/
Specialist Pharmacy Service. (2024, October 11). Codeine. https://sps.nhs.uk/category/medicine/codeine/
Specialist Pharmacy Service. (2026, March 4). Using codeine, dihydrocodeine or tramadol during breastfeeding. https://sps.nhs.uk/articles/using-codeine-dihydrocodeine-or-tramadol-during-breastfeeding/
World Health Organization. (2016). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789241549912










