Klinik Gigi SATU Dental

Ketahui Tooth Gem, Hiasan Gigi Centil ala Naykilla!

Ketahui Tooth Gem, Hiasan Gigi Centil ala Naykilla!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Senyum sekarang bisa jadi bagian dari personal style. Salah satu tren yang kembali mencuri perhatian adalah tooth gem, hiasan mungil yang memberikan kilau manis pada gigi saat kamu tersenyum. Terinspirasi dari gaya selebritas dan tren mode, tooth gem cocok untuk kamu yang ingin tampil lebih ekspresif tanpa mengubah bentuk gigi.

Namun, di balik tampilannya yang cantik, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelum memasangnya. Yuk, kenali tooth gem mulai dari bahan, proses pemasangan, cara merawat, hingga cara melepasnya dengan aman.

Apa Itu Tooth Gem? Panduan Tren Gigi Terkini

Klinik Gigi SATU Dental

Tooth gem adalah perhiasan atau aksesori gigi semi-permanen yang ditempelkan pada permukaan gigi menggunakan bahan perekat khusus untuk kedokteran gigi. Berbeda dengan perawatan seperti veneer, tooth gem tidak ditujukan untuk mengubah bentuk atau warna gigi, melainkan memberikan aksen dekoratif pada senyum.

Dalam literatur kedokteran gigi, dekorasi gigi seperti tooth gem termasuk dalam tren modifikasi gigi nonterapeutik. Penelitian yang membahas dekorasi gigi modern menyebutkan bahwa tooth jewels, dental grills, dan tooth tattoos menjadi bagian dari perkembangan estetika gigi, meskipun data mengenai dampak klinis jangka panjangnya masih terbatas.

Popularitas tooth gem juga tidak muncul begitu saja. Perhiasan gigi telah digunakan dalam berbagai bentuk dan budaya, sementara versi modernnya berkembang sebagai bagian dari mode dan ekspresi diri. Studi mengenai tooth jewellery juga menggambarkan bagaimana dunia mode dan kedokteran gigi estetika semakin bersinggungan.

Kalau kamu tertarik dengan tren hiasan gigi lainnya, kamu bisa mengenal diamond gigi sebagai salah satu bentuk perhiasan pada gigi yang memiliki tampilan lebih mewah.

Yang perlu diingat, tooth gem adalah aksesori estetika, bukan perawatan untuk memperbaiki masalah gigi. Jadi, kesehatan gigi dan gusi tetap perlu menjadi prioritas sebelum kamu mengikuti tren ini.

Baca Juga: Jenis-Jenis Behel Gigi dan Harganya, Lengkap!

Bahan dan Gaya Yang Umum untuk Tooth Gem

Salah satu hal yang membuat tooth gem menarik adalah banyaknya pilihan bahan, bentuk, warna, dan ukuran. Kamu bisa memilih tampilan yang sangat minimalis atau justru membuat senyum menjadi lebih statement.

Kristal Bebas Timbal

Kristal menjadi salah satu pilihan yang populer untuk tooth gem. Beberapa produk profesional tersedia dalam bentuk kristal seperti Swarovski yang dipasarkan sebagai bebas timbal. Pilihan kristal biasanya memberikan efek berkilau ketika terkena cahaya dan cocok untuk kamu yang ingin tampil manis tanpa terlalu mencolok.

Untuk tampilan minimalis, kristal bening berukuran kecil dapat ditempatkan pada salah satu gigi depan. Hasilnya terlihat sederhana, tetapi tetap memberikan detail menarik ketika kamu tersenyum.

Emas 18 Karat

Kalau kamu ingin tampilan yang lebih mewah, tooth gem berbahan emas 18 karat dapat menjadi pilihan. Warna emas memberikan kesan lebih hangat dan menonjol dibandingkan kristal bening.

Bentuknya juga bisa beragam, mulai dari titik kecil hingga desain hati, bintang, huruf, atau simbol tertentu. Ukuran yang lebih besar tentu akan menghasilkan tampilan yang lebih terlihat.

Berlian Asli

Berlian asli juga dapat digunakan sebagai pilihan tooth gem untuk tampilan yang lebih eksklusif. Karena memiliki nilai dan karakteristik material yang berbeda, berlian biasanya menjadi pilihan bagi kamu yang memang ingin menjadikan senyum sebagai bagian dari gaya mewah.

Apa pun bahannya, pemilihan tooth gem sebaiknya tidak hanya berdasarkan tampilan. Bahan yang digunakan dan teknik pemasangannya juga perlu diperhatikan agar sesuai untuk penggunaan pada permukaan gigi.

Bentuk dan Ukuran Memengaruhi Hasil Akhir

Ukuran tooth gem dapat memengaruhi seberapa besar perhatian yang diberikan pada senyum. Kristal kecil memberikan kesan lembut, sedangkan bentuk yang lebih besar atau berwarna cenderung menghasilkan tampilan yang lebih berani.

Penempatan juga penting. Satu tooth gem pada gigi depan dapat memberikan aksen sederhana, sementara beberapa tooth gem sekaligus dapat menciptakan gaya yang lebih ekspresif.

Kalau kamu menyukai tampilan gigi yang lebih artistik, kamu juga bisa membaca tentang tato gigi untuk melihat bagaimana dekorasi gigi lainnya berkembang sebagai bagian dari estetika.

Baca Juga: Behel Gigi Tanpa Kawat, Kelebihan dan Kekurangannya

Cara Kerja Proses Pemasangan Tooth Gem

Pemasangan tooth gem mungkin terlihat sederhana, tetapi prosedur profesional tetap membutuhkan persiapan permukaan gigi dan bahan perekat yang sesuai.

1. Pemeriksaan Kondisi Gigi

Sebelum pemasangan tooth gem, dokter gigi perlu memeriksa kondisi gigi dan gusi. Jika terdapat gigi berlubang, masalah gusi, kebersihan mulut yang kurang baik, atau kondisi lain yang membutuhkan penanganan, masalah tersebut sebaiknya ditangani terlebih dahulu.

Langkah ini penting karena tooth gem akan berada di permukaan gigi dalam waktu tertentu. Kondisi gigi yang sehat akan membuat perawatan setelah pemasangan menjadi lebih mudah.

2. Membersihkan Permukaan Gigi

Gigi yang akan dipasangi tooth gem perlu dibersihkan terlebih dahulu. Permukaan yang bersih membantu proses perlekatan bahan perekat pada gigi.

Pada tahap ini, dokter juga dapat menentukan posisi yang paling sesuai berdasarkan bentuk gigi dan hasil estetika yang diinginkan.

3. Menentukan Posisi Tooth Gem

Dokter akan menempatkan tooth gem pada posisi yang sudah ditentukan. Posisi tersebut sebaiknya tidak mengganggu aktivitas seperti berbicara, makan, menyikat gigi, maupun membersihkan sela gigi.

Jika kamu ingin mendapatkan inspirasi dari tren selebritas, kamu bisa melihat artikel tentang idol K-Pop yang pasang berlian gigi sebagai referensi gaya sebelum menentukan desain.

4. Mengaplikasikan Perekat Khusus Gigi

Setelah posisi sesuai, tooth gem ditempelkan menggunakan bahan perekat khusus kedokteran gigi. Perekat tersebut kemudian diproses sesuai sistem bahan yang digunakan agar aksesori dapat menempel pada permukaan gigi.

Proses adhesi pada enamel merupakan bagian penting dalam kedokteran gigi restoratif. Penelitian menunjukkan bahwa karakteristik permukaan enamel dan teknik kondisioning dapat memengaruhi kekuatan ikatan bahan adhesif.

Karena itu, jangan menggunakan lem kuku, super glue, atau perekat rumah tangga untuk memasang tooth gem. Bahan tersebut tidak dirancang untuk digunakan di dalam rongga mulut.

Tips Perawatan: Cara Membuat Tooth Gem Anda Tahan Lama

Setelah memiliki tooth gem, perawatan sehari-hari tetap penting. Kebersihan mulut yang baik membantu menjaga gigi dan gusi sekaligus mengurangi kemungkinan penumpukan plak di sekitar aksesori.

Hindari Makanan Keras Selama 24 Jam

Selama 24 jam pertama setelah pemasangan tooth gem, sebaiknya hindari makanan yang sangat keras atau kebiasaan menggigit benda keras. Berikan waktu agar bahan perekat dapat beradaptasi dengan baik sesuai instruksi dokter gigi.

Setelah periode tersebut, kamu tetap perlu berhati-hati terhadap makanan yang sangat keras karena tekanan berlebih dapat memengaruhi gigi maupun aksesori.

Tetap Sikat Gigi Secara Rutin

Jangan berhenti menyikat gigi karena memiliki tooth gem. Justru, area di sekitar aksesori perlu dibersihkan dengan hati-hati agar plak dan sisa makanan tidak menumpuk.

Kamu tetap dianjurkan menyikat gigi secara rutin dua kali sehari dan membersihkan sela gigi sesuai kebutuhan. Kebersihan mulut merupakan bagian penting dari perawatan tooth gem.

Berapa Lama Tooth Gem Bisa Bertahan?

Masa pakai tooth gem dapat berbeda pada setiap orang karena dipengaruhi oleh bahan, perekat, posisi pemasangan, kebiasaan makan, dan perawatan mulut. Sebagai gambaran praktis, tooth gem sering disebut dapat bertahan sekitar 6 hingga 12 bulan, meskipun durasinya dapat lebih pendek atau lebih panjang pada kondisi tertentu.

Jika kamu juga sedang mempertimbangkan perawatan estetika lain untuk mempercantik senyum, kamu bisa melihat pilihan veneer gigi dan mendiskusikannya terlebih dahulu dengan dokter gigi.

Pertimbangan Kesehatan & Keselamatan dan Pencopotan oleh Profesional

Meski berukuran kecil, tooth gem tetap berada di dalam lingkungan rongga mulut sehingga kebersihan dan kondisi gigi perlu diperhatikan. 

Perhatikan Kesehatan Email Gigi

Email gigi atau enamel merupakan lapisan terluar yang melindungi struktur gigi. Sebelum memasang tooth gem, kondisi email perlu diperhatikan, terutama jika gigi memiliki kerusakan, permukaan yang sangat lemah, atau masalah lain yang membutuhkan pemeriksaan.

Pemasangan tooth gem juga sebaiknya tidak dilakukan dengan cara mengikis atau mengebor gigi hanya untuk membuat aksesori menempel. Prosedur yang bersifat invasif tidak diperlukan untuk sekadar menambahkan aksesori pada permukaan gigi.

Hindari Pemasangan Tooth Gem Secara DIY

Tren tooth gem yang terlihat mudah dapat membuat sebagian orang tergoda mencoba pemasangan secara mandiri. Padahal, penggunaan bahan yang tidak sesuai atau teknik yang keliru dapat meningkatkan risiko masalah pada permukaan gigi dan jaringan di sekitarnya.

Jadi, kalau kamu ingin menggunakan tooth gem, lebih baik konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter gigi.

Bagaimana Cara Melepas Tooth Gem?

Kalau kamu sudah ingin mengganti desain atau berhenti menggunakan tooth gem, jangan mencungkilnya sendiri dengan kuku, pinset, benda tajam, atau alat rumah tangga lainnya. Pencopotan sebaiknya dilakukan oleh tenaga profesional gigi. 

Baca Juga: Rekomendasi Warna Behel yang Bagus dan Tips Memilihnya

Tooth Gem dan Gaya Kamu: Saatnya Berani Tampil

Tooth gem bisa menjadi detail kecil yang membuat penampilan terasa lebih personal. Satu kristal mungil dapat memberikan sentuhan berkilau, sementara desain emas atau berlian dapat memberikan kesan yang lebih berani dan mewah.

Namun, tampil menarik tidak harus mengorbankan kesehatan gigi. Sebelum mengikuti tren tooth gem, pastikan gigi dan gusi kamu dalam kondisi baik dan konsultasikan pilihan pemasangan dengan dokter gigi profesional.

Di SATU Dental, kamu bisa berkonsultasi untuk mengetahui pilihan perawatan dan estetika gigi yang sesuai dengan kondisi kamu. Karena Berani Tampil bukan hanya tentang mengikuti tren, tetapi juga tentang merasa nyaman, percaya diri, dan berani menunjukkan senyum terbaik kamu.

Untuk membuat perawatan lebih mudah dijangkau, SATU Dental menyediakan berbagai pilihan metode pembayaran yang fleksibel, mulai dari lebih dari 20 rekanan asuransi, fasilitas paylater, hingga cicilan 0% melalui berbagai mitra seperti BCA, Bank BRI, Mandiri, Care Now, OCBC, Indodana, dan Kredivo. Tunggu apa lagi? Jadwalkan konsultasimu sekarang!

Referensi

Beautyhaul. (2026). Join Centhyl Era, Kenalan sama Tooth Gem: Rekomendasi Tempat Pasang & Cara Merawatnya. https://www.beautyhaul.com/blog/join-centhyl-era-kenalan-sama-tooth-gem-rekomendasi-tempat-pasang-cara-merawatnya

American Dental Association. (2020). Oral piercing/jewelry. https://www.ada.org/resources/ada-library/oral-health-topics/oral-piercing-jewelry

Bhatia, S., Arora, V., Gupta, N., Gupta, P., Bansal, M., & Thakar, S. (2016). Tooth jewellery—Its knowledge and practice among dentists in Tricity, India. Journal of Clinical and Diagnostic Research, 10(3), ZC32–ZC35. https://doi.org/10.7860/JCDR/2016/18578.7441

Joys, D. N. P., Karuppaiah, D. R. M., Garla, D. B. K., Taranath, D. M., & Pandian, D. R. P. (2016). “Say cheese” is passé, “say bling” is here—The evolution of dental jewelry: A review. Journal of Advanced Oral Research, 7(3), 1–6. https://doi.org/10.1177/2229411220160301

Osuh, M. E., Oyaniran, O. H., Tunde-Alao, T. S., Lawal, F. B., Oke, G. A., Osuh, J. I., Harris, B., Chen, Y.-F., & Lilford, R. J. (2023). Tooth adornment among siblings living in an urban slum in Nigeria: Health implications for a vulnerable population. Clinical Case Reports, 11(1), e6563. https://doi.org/10.1002/ccr3.6563

Sanghavi, S. M., & Chestnutt, I. G. (2016). Tooth decorations and modifications – Current trends and clinical implications. Dental Update, 43(4), 313–318, 318. https://doi.org/10.12968/denu.2016.43.4.313

Oral Sphere. (2026). Tooth grills and jewellery: Aesthetic appeal vs. dental safety. Oral Sphere, 2(1), Article 47. https://oralsphere.com/volume/2/issue/1/article/47

Cabang Klinik Gigi SATU Dental

Buat Jadwal di Klinik SATU Dental