Klinik Gigi SATU Dental

Ini Cara Cegah Karies Gigi yang Ampuh!

7 Cara Cegah Karies Gigi yang Ampuh!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Pernahkah Anda merasakan ngilu saat makan makanan manis atau melihat bintik hitam kecil di gigi yang perlahan berubah menjadi lubang? Kondisi ini bisa menjadi tanda awal dari karies gigi, salah satu masalah kesehatan mulut yang paling umum namun sering diabaikan. Jika dibiarkan, karies bisa berkembang menjadi infeksi serius dan memengaruhi kualitas hidup Anda.

Kabar baiknya, ada banyak cara efektif untuk cegah karies gigi yang bisa Anda lakukan mulai hari ini. Artikel ini akan membahas langkah-langkah pencegahan yang terbukti secara ilmiah, mudah diterapkan dalam rutinitas harian, serta dilengkapi dengan solusi profesional dari Klinik Gigi SATU Dental untuk menjaga gigi Anda tetap sehat dan kuat.

Table of Contents

Apa Itu Karies Gigi?

Karies gigi adalah kondisi kerusakan jaringan keras gigi akibat aktivitas bakteri dalam mulut yang menghasilkan asam. Asam ini muncul dari proses fermentasi sisa makanan, terutama gula, yang tertinggal di permukaan gigi. 

Seiring waktu, asam tersebut merusak lapisan pelindung enamel dan membentuk lubang kecil yang jika tidak ditangani bisa berkembang menjadi infeksi serius hingga mencapai saraf gigi.

Menurut hasil penelitian dari International Journal of Dental Research, karies gigi masih menjadi salah satu penyakit kronis paling umum di dunia, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Di Indonesia sendiri, data dari Riskesdas menunjukkan bahwa sekitar 88,8% penduduk memiliki masalah karies gigi.

Langkah terbaik untuk menghindari kondisi ini adalah dengan melakukan tindakan preventif sedini mungkin. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk memahami cara cegah karies gigi secara efektif agar tidak berujung pada kerusakan permanen dan perawatan mahal seperti tambal gigi atau perawatan saluran akar.

Penyebab Karies Gigi

Penyebab Karies Gigi

Apa penyebab karies gigi? Mengacu pada penelitian ilmiah, penyebab utama karies gigi meliputi konsumsi gula berlebihan, kebersihan mulut yang buruk, dan kurangnya fluoride. Berikut ini penjelasan lebih detail tentang beberapa faktor penyebab karies gigi penting untuk Anda pahami:

  1. Konsumsi Gula Berlebihan. Enzim bakteri dalam plak memecah gula menghasilkan asam, yang melarutkan mineral gigi dan menyebabkan karies. Studi menunjukkan bahwa frekuensi konsumsi gula sangat memengaruhi risiko karies.
  2. Kebersihan Mulut yang Tidak Optimal. Plak yang menumpuk karena sikat gigi tidak menyeluruh atau tidak rutin dapat menyebabkan akumulasi bakteri penyebab karies. Ini menjadi faktor utama ketika Anda tidak berusaha cegah karies gigi dengan benar.
  3. Kurangnya Asupan Fluoride. Fluoride mampu memperbaiki (remineralisasi) enamel gigi. Tanpa fluoride, enamel rentan terhadap degradasi. Penelitian klinis membuktikan bahwa penggunaan fluoride secara teratur signifikan menurunkan insiden karies. 
  4. Faktor Biologis dan Genetik. Beberapa individu memiliki komposisi saliva dan enamel yang kurang tahan terhadap asam, sehingga lebih rentan mengalami karies meskipun menjalankan kebiasaan baik.

Baca Juga: Rontgen Gigi: Pengertian dan Prosedurnya

Cara Cegah Karies Gigi

Cara Cegah Karies Gigi

Untuk mencapai misi cegah karies gigi, berikut panduan berdasarkan hasil riset dan praktik klinis:

1. Sikat Gigi secara Menyeluruh

Menyikat gigi dua kali sehari selama dua menit membantu menghilangkan plak dan sisa makanan. Penelitian membuktikan bahwa teknik menyikat yang benar dapat mengurangi plak hingga 40% dibandingkan menyikat asal-asalan. Jadi pastikan Anda benar-benar ingin cegah karies gigi dengan menyikat menyeluruh.

Baca Juga: Cara Menyikat Gigi yang Baik, Benar dan Tepat, Jangan Asal

2. Pastikan Arah Gerakan Menyikat Gigi Benar

Gerakan sikat dengan sudut 45° dan arah ke gusi efektif membersihkan plak di garis gusi. Hal ini terbukti menurunkan risiko karies dan radang gusi secara signifikan. Teknik ini juga sangat penting untuk cegah karies gigi di area tersembunyi.

3. Flossing

Sela-sela gigi merupakan tempat favorit bakteri bersarang karena sulit dijangkau sikat. Oleh karena itu, penggunaan benang gigi atau flossing sangat dianjurkan sebagai bagian dari upaya cegah karies gigi. Lakukan flossing setidaknya satu kali sehari agar sisa makanan dan plak tidak mengeras menjadi karang gigi.

4. Batasi Konsumsi Gula

Gula adalah bahan bakar utama bagi bakteri penghasil asam yang merusak enamel gigi. Untuk cegah karies gigi, kurangi konsumsi makanan dan minuman manis, terutama di antara waktu makan. Jika mengonsumsi gula, segera bilas mulut dengan air atau sikat gigi setelahnya.

5. Konsumsi Makanan dan Minuman Mengandung Fluoride

Fluoride berperan penting dalam memperkuat enamel dan mempercepat proses remineralisasi gigi. Air minum, susu, atau teh yang mengandung fluoride bisa menjadi asupan harian yang mendukung upaya cegah karies gigi. Selain itu, Anda juga bisa mempertimbangkan suplemen fluoride sesuai anjuran dokter gigi.

6. Pilih Produk Gigi yang Tepat

Tidak semua produk perawatan gigi diciptakan sama. Untuk cegah karies gigi, pilihlah pasta gigi yang mengandung fluoride, sikat gigi dengan bulu lembut namun efektif, serta obat kumur antiseptik yang bisa membantu membunuh bakteri penyebab karies. Gunakan produk yang teruji secara klinis dan direkomendasikan oleh dokter gigi.

7. Kontrol ke Dokter Gigi secara Rutin

Pemeriksaan rutin 6–12 bulan sekali memungkinkan deteksi dini karies, pembersihan karang gigi, serta aplikasi fluoride profesional. Klinik Gigi SATU Dental merekomendasikan ini sebagai strategi efektif untuk cegah karies gigi.

Baca Juga: Kapan Harus Periksa Gigi ke Dokter Gigi? Jenis Perawatan, Tujuan, dan Prosedur

Cegah Karies Gigi dengan Perawatan Profesional di Klinik Gigi SATU Dental

Sebagai penutup, penting untuk diingat bahwa upaya cegah karies gigi tidak hanya bergantung pada rutinitas menyikat gigi dan pola makan sehat. Pemeriksaan gigi secara berkala dan perawatan profesional seperti scaling gigi menjadi langkah nyata yang sangat efektif dalam mencegah pembentukan plak dan karang gigi yang menjadi pemicu utama karies.

Baca Juga: Apa Itu Scaling Gigi? Prosedur, Manfaat, dan Biaya Scaling Gigi

Di Klinik Gigi SATU Dental, Anda bisa menikmati layanan scaling gigi mulai dari Rp199 ribu. Khusus untuk pasien baru, tersedia promo eksklusif hanya Rp149 ribu untuk perawatan scaling lengkap. Prosedur ini membantu membersihkan plak dan karang yang tidak bisa dijangkau sikat gigi, sekaligus menjaga kesehatan gusi dan enamel secara menyeluruh.

Tak hanya itu, untuk kenyamanan Anda, tersedia pilihan pembayaran yang fleksibel. Anda bisa menggunakan lebih dari 20 asuransi kesehatan, serta fasilitas Paylater dan cicilan 0% dari berbagai mitra keuangan, termasuk BCA, Mandiri, BRI, OCBC, Care Now, Kredivo, dan Indodana. Semua kemudahan ini dirancang agar Anda bisa fokus pada kesehatan tanpa terbebani biaya.

Jangan tunda lagi! Segera jadwalkan kunjungan Anda ke Klinik Gigi SATU Dental hari ini juga. Dapatkan perawatan menyeluruh, diagnosa yang akurat, dan promo menarik untuk mendukung langkah Anda dalam cegah karies gigi. Karena senyum sehat berawal dari gigi yang bersih dan terawat!

Artikel Lainnya yang Terkait

Referensi

  • Jurnal Kesehatan Gigi. (2014). Efektivitas menyikat gigi metode horizontal, vertical dan roll terhadap penurunan plak pada anak usia 9-11 tahun di SDN Pemurus Dalam 6 Banjarmasin.

  • Jurnal Kesehatan Gigi. (2023). The Relationship Of Frequency Of Instant Food Consumption And Energy Drinks’ Consumption With Prevalence Of Caries. e-ISSN 2621-3664, p-ISSN 2407-0866.

  • Frontiers in Oral Health. (2022). Understanding dental caries as a non-communicable and behavioral disease: Management implications. https://doi.org/10.3389/froh.2022.764479.

  • J Ked G. (2023). Prihatiningrum B, Probosari N, Dwiatmoko S, Wian MF Hubungan penilaian risiko dan tingkat keparahan karies dengan frekuensi makan pada anak usia sekolah dasari. DOI: 10.24198/jkg.v35i1.43399.  

Cabang Klinik Gigi SATU Dental

Buat Jadwal di Klinik SATU Dental